Lele Panen 55 Hari dengan Teknologi Nasa

Never Give Up.... 
Menjawab Solusi Permasalahan Pada Lele Anda 


Apakah lele anda mengalami permasalahan kematian masal, gagal panen, air berbusa dan bau, lele kurang nafsu makan, lele lama panen, tidak ada untung dalam budidaya...???

Kami mempersembahkan produk unggulan Untuk budidaya lele baik untuk pembibitan maupun pembesaran lele yaitu: TONVITERNAPOC NASA dan HORMONIK

TON (Tambak Organik Nusantara) 
Secara garis besar pupuk TON disusun oleh 2 (dua) komponen utama yaitu mineral-mineral dan senyawa-senyawa. Masing-masing mineral mempunyai kadar tersendiri dan secara keseluruhan komposisinya ideal. Mineral yang terkandung di dalam TON diantaranya adalah mineral makro yaitu N, P dan K serta mineral mikro yaitu Ca, S, Mg, CI, AI, Na serta dilengkapi zat nutrisi berupa Protein, Lemak dan  Karbohidrat untuk meningkatkan kesuburan pertumbuhan plankton. Sedangkan asam humat merupakan senyawa penting yang dapat mengikat dan membebaskan berbagai racun di lahan budidaya serta mampu mengikat logam berat yang berbahaya yang masuk ke kolam atau tambak.

Dosis 5 botol TON /ha atau 25 gr ( 2 sendok makan)  / 100 m2

Pupuk TON (Tambak Organik Nusantara) dapat digunakan untuk mendukung keberhasilan budidaya perikanan....
Baik perikanan air payau berupa: Lele, Ikan Mas, Gurame, Nila, Udang galah dll...




Penggunaan pupuk TON dan Teknis Budidaya yang baik dan benar akan meningkatkan peluang keberhasilan budidaya...!!!!
Menjaga kualitas air agar selalu optimal, pemberian pupuk TON sangat diperlukan karena mengandung unsur-unsur mineral penting, Lemak, protein, karbohidrat dan asam humat yang mampu menyuburkan pakan alami, menetralkan senyawa beracun dan menciptakan ekosistem kolam yang seimbang. perlakuan TON dilakukan pada saat olah lahan dengan cara dilarutkan dan disiramkan ke permukaan tanah kolam dan waktu pemasukan air baru atau sekurang kurangnya tiap 10 hari sekali.
Dosis Pemakaian TON Adalah 25 gr / 100 m2

Secara Garis Besar Pemakaian TON Dilakukan  Dua Tahap Budidaya

  • Pada saat olah lahan setelah panen atau tahap interval budidaya.
    • Setelah dilakukan Pengeringan lahan, TON dilarutkan ke air, kemudian TON disemprotkan / disiramkan secara merata keseluruh areal tanah dasar kolam atau tambak. Aplikasi ini sebaiknya dilakukan setelah tanah benar-benar kering, agar bahan-bahan dalam TON  dapat berfungsi secara efektif.
    • Pada tahap ini TON berfungsi untuk menetralkan gas- gas beracun yang terikat dalam partikel lumpur hitam sisa budidaya sebelumnya. seluruh permukaan dasar kolam atau tambak harus terkena perlakuan TON agar tidak ada gas atau senyawa yang tersisa
    • Dosis pemakaian pada tahap ini adalah 5 - 10 botol per-hektar dan pada areal kolam atau tambak yang telah rusak sebaiknya dosisnya ditingkatkan
  • Selama budidaya berlangsung
    • Perlakuan TON dilakukan secara rutin setiap 20 hari sekali atau setiap pemasukan air baru dengan dosis 1 - 2 botol per-hektar
    • Tujuan pemakaian TON pada tahap ini  adalah untuk menjaga kondisi air sebagai tempat hidup ikan atau udang selalu dalam kondisi baik artinya air selalu mempunyai parameter yang ideal untuk kehidupan ikan atau udang yaitu dalam hal oksigen terlalu atau DO ( Dissolved Oxygen), pH, jenis plankton yang dominan kecerahan dan lain-lain.
    • Hal itu disebabkan karena semakin lama budidaya maka kualitas air semakin menurun akibat dari semakin tingginya kandungan bahan organik dari makhluk hidup yang mati yaitu hewan dan tumbuhan, dari kotoran ikan ataupun udang serta dari pakan buatan yang diberikan.
    • Dengan sekian banyaknya bahan-bahan beracun dari pencemaran serta residu pestisida pertanian dan lain-lain.
  • Penggunaan TON ( Tambak Organik Nusantara) Sebelum dan Selama  Budidaya berlangsung akan membawa  manfaat sebagai berikut: 
    1. Mengikat logam-logam berat dengan ikatan ion-ik kovalen
    2. Menetralkan senyawa beracun 
    3. Menciptakan keseimbangan ekosistem 
    4. Stabiliser kualitas air
    5. Merutinkan molting udang
    6. Sebagai tambahan nutrisi bagi plankton

    Fungsi Pupuk TON ( Tambak Organik Nusantara) untuk mengikat logam-logam berat dengan ikatan ionik dan kovalen mengikuti mekanisme sebagai berikut:

    • Logam-logam berat terlarut dapat masuk ke perairan budidaya dari pencemaran limbah pabrik dan rumah tangga. Jenis logam berat tersebut diantaranya adalah timbal (Pb) Seng (Zn) Merkuri (Hg) Nikel (Ni) dll....
    • Dalam keadaan terlarut logam-logam tersebut berbahaya bagi kehidupan ikan atau udang
    • Logam berat dapat masuk melalui proses absabsi yaitu penyerapan secara langsung maupun melalui phytoplankton yang dimakan oleh ikan dan udang
    • Akibat yang ditimbulkan dapat bersifat netal atau mematikan pada konsentrasi tinggi dan sebetulnya atau tidak mematikan tetapi mengganggukehidupan pada konsentrasi yang rendah.

    POC NASA (Pupuk Organik Cair Nasa)
    Pupuk Organik Multiguna Untuk Tanaman dan Ternak


    Formula khusus terutama untuk peternakan, perikanan dan tanaman yang dibuat dari murni bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna yaitu :
    1. Meningkatkan kuantitas, kualitas dan kelestarian produksi ( aspek K-3)
    2. Meningkatkan nafsu makan unggas, ternak, ikan dan udang
    3. Meningkatkan bobot unggas (ayam, bebek dll), ternak besar ( sapi, kambing dll), dan ikan serta udang
    4. Membantu pembentukan pakan alami ikan dan udang ( plankton) 
    5. Menjadikan tanah-tanah yang keras berangsur-angsur menjadi gembur
    6. Melarutkan sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh tanaman
    7. Memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap bagi tanaman
    8. Dapat mengurangi jumlah penggunaan Urea, SP - 36 dan KCL 12,5 - 25 % setiap 1 liter POC NASA memiliki fungsi unsur hara mikro setara dengan 1 ton pupuk kandang 
    9. Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah
    10. Membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman 
    11. Membantu mengurangi tingkat serangan hama dan penyakit tanaman

    VITERNA PLUS


    Viterna Plus merupakan suplemen pakan ternak, ikan dan Udang yang diolah dari berbagai macam fbahan alami hewan dan tumbuhan yang memberikan zat-zat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan

    Viterna Plus sangat baik digunakan untuk penggemukan ternak: Ayam, Sapi, Kambing, Domba, Kelinci, Ikan, Udang dsb dengan fungsi sebagai berikut:

    • Meningkatkan pertambahan berat badan perhari ( Average Dailly Gain / ADG), kualitas daging, kesehatan ternak ( Aspek K3)
    • Memacu Enzim-enzim pencernaan ternak
    • Memberikan mineral-mineral esensial maupun non esensial 
    • Memberikan berbagai macam nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan ternak, ikan dan udang ( Protein, Lemak, Vitamin dsb)
    • Menambah kandungan asam-asam lemak di dalam rumen / lambung ternak
    • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas pakan / TDN.Mengandung
    • Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan ternak
    • Meningkatkan nafsu makan
    • Mengurangi bau kotoran ternak
    • Produk Alami aman untuk ternak, ikan, udang dan lingkungan.HORMONIK

    HORMONIK (Hormon Organik) 


    HORMONIK adalah Hormon atau Zat pengatur tumbuh (ZPT) alami / Organik yang mengandung AUXSIN, GIBERELIN dan SITOKININ yang berfungsi untuk pertumbuhan, pembungaan, pembuahan, pengumbian dan perakaran serta memperpanjang masa produksi sekaligus meningkatkan keawetan hasil panen

    HORMONIK Produk Multiguna Untuk: PETERNAKAN, PERTANIAN, PERIKANAN
    Dalam budidaya lele dan pembesaran lele HORMONIK tersebut digunakan sebagai campuran dari Viterna Plus, POC NASA dan HORMONIK agar kualitas daging lele bertambah padat dan Otomatis bobot ikan meningkat serta tidak mudah susut



    Kesimpulan:
    Produk NASA untuk Perikanan Berupa: TON, VITERNA PLUS, POC NASA dan HORMONIK adalah bahan organik murni dan bersifat seperti pakan biasa, sehingga aplikasinya bisa dicampur dengan antibiotik dan Vaksin.
    Akan tetapi Viterna adalah vitamin ternak yang kandungan dan komposisinya sudah Lengkap dan Komplit maka penambahan vitamin lain kurang begitu efektif dan efisien. Tentunya aspek ekonomis pada pengeluaran peternak, petambak dll harus diperhitungkan ( dalam arti jika sudah pakai VITERNA maka penambahan vitamin lain sudah Tidak Diperlukan). Aplikasi campuran tersebut adalah Viterna Plus 500 cc, POC NASA 500 cc dan HORMONIK 100 cc dicampur dijadikan satu dalam botol. Setelah VITERNA PLUS, POC NASA,  HORMONIK dicampur aplikasi pemberian pada ikan adalah, ambil 10 cc atau 1 tutup botol lalu campur dengan air dan aduk dengan pelet setiap 10 cc bisa digunakan 4 Kg - 5 kg pelet lele, untuk meratakan pencampuran, bisa ditambah dulu dengan air secukupnya

    Info Pemesanan :
    Wa: 0838 4546 4302
    Tlp: 0857 3618 7295
    Pinbb: 566ED96C

    Subscribe to receive free email updates:

    Chat & Hubungi