Cara Cepat Budidaya Bandeng Dengan Produk NASA
Teknis Budidaya Bandeng
Tidak jauh berbeda dengan teknis budidaya ikan pada umumnya. Bandeng termasuk golongan ikan herbivora, yaitu bangsa ikan yang mengkonsumsi tumbuhan. Mampu mencapai berat rata-rata 0,6 kg pada usia 5-6 bulan dengan pemeliharaan intensif.
Teknis pembesaran bandeng meliputi beberapa hal, yaitu :
Persiapan Lahan
Persiapan lahan merupakan tahap yang sangat penting karena bisa menentukan keberhasilan budidaya, kegiatan yang dilakukan selama persiapan lahan adalah:
Pemindahan Nener
Setelah plankton tumbuh (warna air hijau) dan kecerahan sedalam 30-40 cm, nener dimasukkan ke kolam pembesaran dengan hati-hati dengan adaptasi terhadap lingkungan yang baru. Caranya adalah sebagai berikut :
Penambahan VITERNA Plus dan POC NASA pada pakan buatan merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh bandeng. VITERNA Plus dan POC NASA mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin akan menambah kandungan nutrisi pakan.
Cara pemakaian VITERNA Plus dan POC NASA adalah, kedua produk dioplos menjadi satu, kemudian diberikan ke ikan dengan cara dicampur pakan dengan dosis 1 tutup botol oplosan per 3 kg pakan. Untuk meratakan pencampuran, sebaiknya 1 tutup botol oplosan produk tersebut ditambah dengan 1/2 liter air. Pemberian pakan dengan menyebarkan secara merata pada seluruh areal kolam, agar seluruh bandeng dapat pakan.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Penyakit penting yang sering menyerang bandeng adalah :
Tidak jauh berbeda dengan teknis budidaya ikan pada umumnya. Bandeng termasuk golongan ikan herbivora, yaitu bangsa ikan yang mengkonsumsi tumbuhan. Mampu mencapai berat rata-rata 0,6 kg pada usia 5-6 bulan dengan pemeliharaan intensif.
![]() |
| Produk Organik Nasa Untuk Teknis Budidaya Bandeng POC NASA HORMONIK VITERNA Plus TON TANGGUH PROBIOTIK |
Teknis pembesaran bandeng meliputi beberapa hal, yaitu :
Persiapan Lahan
Persiapan lahan merupakan tahap yang sangat penting karena bisa menentukan keberhasilan budidaya, kegiatan yang dilakukan selama persiapan lahan adalah:
- Pencangkulan dan pembalikan tanah
- Bertujuan untuk membebaskan senyawa dan gas beracun sisa budidaya hasil dekomposisi bahan organik baik dari pakan maupun dari kotoran. Selain itu dengan menjadi gemburnya tanah, aerasi akan berjalan dengan baik sehingga kesuburan lahan akan meningkat.
- Pengapuran
- Selama Budidaya, ikan memerlukan kondisi keasaman yang stabil yaitu pada pH 7-8. Untuk mengembalikan keasaman tanah pada kondisi tersebut, dilakukan pengapuran karena penimbunan dan pembusukan bahan organik selama budidaya sebelumnya menurunkan pH tanah. Pengapuran juga menyebabkan bakteri dan jamur pembawa penyakit mati karena sulit dapat hidup pada pH tersebut. Pengapuran dengan kapur kotor, Dolomit atau Zeolit dengan dosis 1 ton/ha atau 10kg/100 m2
- Pemupukan
- Fungsi utama pemupukan adalah memberikan unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan pakan alani, memperbaiki struktur tanah dan menghambat peresapan air (porous). Pemupukan bisa menggunakan pupuk Urea dan TSP untuk menumbuhkan pakan alaminya. Selain itu penggunaan TON untuk pemupukan tanah dasar kolam sangat tepat, karena TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting dan asam-asam organik utama memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk peningkatan kesuburan lahan dan pertumbuhan plankton. Fungsi yang penting lagi adalah TON (Tambak Organik Nusantara) mampu menghilangkan bahan kimia dari pupuk kimia yang menyebabkan tanah dasar tambak menjadi keras. Dosis pemupukan TON adalah pada tahap pengolahan ini adalah 10 botol/ha atau 25gr/100 m2.
- Pengolahan air
- Setelah dilakukan pemupukan dengan TON, Air dimasukkan hingga setinggi 10-20 cm kemudian dibiarkan beberapa hari, untuk menumbuhkan bibit-bibit plankton. Setelah itu air dimasukkan hingga setinggi 80 cm atau menyesuaikan dengan kedalaman kolam.
Setelah plankton tumbuh (warna air hijau) dan kecerahan sedalam 30-40 cm, nener dimasukkan ke kolam pembesaran dengan hati-hati dengan adaptasi terhadap lingkungan yang baru. Caranya adalah sebagai berikut :
- Masukkan kantong plastik ke tambak
- Buka penutupnya, gulung hingga setengah panjang plastiknya
- Masukkan air tambak ke dalam kantong plastik dengan tangan
- Setelah suhu air di plastik sama dengan suhu air di tambak, maka nener bisa ditumpahkan secara pelan-pelan ke tambak
Pemberian Pakan
Sesuai dengan sifat bandeng yang termasuk hewan herbivora, maka ikan ini suka memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di kolam. Tumbuhan yang disukai bandeng adalah lumut, ganggang dan klekap. Untuk mempercepat pertumbuhan, perlu pakan buatan pabrik, dengan standar nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh optimal dengan kadar protein minimal 25 - 28 %. Sebagai hewan herbivora, unsur tumbuhan dalam pakan memang sangat penting. Oleh karena itu, sebaiknya bahan baku unsur protein harus didominasi dari sumber tumbuhan atau nabati dari tepung kedelai atau bungkil kacang tanah. Sebagai acuan pemberian pakan adalah: Jumlah pakan 5-7% dari berat badan. Waktu pemberian 3-5 kali sehari.
Penambahan VITERNA Plus dan POC NASA pada pakan buatan merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh bandeng. VITERNA Plus dan POC NASA mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin akan menambah kandungan nutrisi pakan.
Cara pemakaian VITERNA Plus dan POC NASA adalah, kedua produk dioplos menjadi satu, kemudian diberikan ke ikan dengan cara dicampur pakan dengan dosis 1 tutup botol oplosan per 3 kg pakan. Untuk meratakan pencampuran, sebaiknya 1 tutup botol oplosan produk tersebut ditambah dengan 1/2 liter air. Pemberian pakan dengan menyebarkan secara merata pada seluruh areal kolam, agar seluruh bandeng dapat pakan.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Penyakit penting yang sering menyerang bandeng adalah :
- Pembusukan sirip, disebabkan oleh bakteri. Gejalanya sirip membusuk dari bagian tepi
- Vibriosis. Disebabkan oleh bakteri Vibriosis sp, gejalanya nafsu makan turun, pembusukan sirip, dan bagian perut bengkak oleh cairan
- Penyakit oleh Protozoa. Gejalanya nafsu makan hilang, mata buta, sisik terkelupas, ingsang rusak, banyak berlendir.
- Penyakit oleh cacing renik. Sering disebabkan oleh cacing Diploctanum yang menyerang bagian insang sehingga menjadi pucat dan berlendir
Penyakit dari bakteri, parasit dan jamur disebabkan lingkungan yang buruk, dan penurunan daya tahan tubuh ikan. Penurunan kualitas lingkungan disebabkan oleh tingginya timbunan bahan organik dan pencemaran lingkungan dari aliran sungai.
Bahan organik dan kotoran akan membusuk dan menghasilkan gas-gas yang berbahaya. Ketahanan tubuh ikan ditentukan konsumsi nutrisinya. Maka cara pengendalian penyakit harus menitik beratkan pada kedua faktor tersebut.
Untuk menjaga kualitas lingkungan dapat dilakukan perlakuan TON dengan dosis 1kg/ha (2 sendok makan/100 m2) tiap 20 hari sekali. Selain itu juga dengan pemberian PROBIOTIK TANGGUH dengan dosis 1 botol/ha yang mengandung berbagai bakteri pengurai yang penting, sehingga kualitas air dapat terjaga selama budidaya. Kombinasi kedua produk tersebut akan menghasilkan pertumbuhan pakan alami yang baik dan kualitas air terjaga selama budidaya.
Dengan kualitas air tambak yang selalu baik, didukung kecukupan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan penggemukan akan meningkatkan peluang keberhasilan budidaya dalam bentuk angka kematian rendah dan pertumbuhan serta penggemukan bandeng yang cepat.
Produk Organik Nasa Untuk Teknis Budidaya Bandeng
Produk Organik Nasa Untuk Teknis Budidaya Bandeng
- POC NASA
- POC NASA mempunyai.kandungan berbagai mineral penting yang diperlukan ikan. Bisa digunakan untuk semua jenis ikan baik ikan air tawar maupun air payau (udang, bandeng, kerapu dll). Diperkaya dengan asam amino yang sebagai bahan baku utama pembentuk jaringan daging ikan/udang.
- HORMONIK
- Hormonik mengandung berbagai mineral penting yang diperlukan oleh ikan/udang untuk pertumbuhan dan penggemukannya. Pemakaian bersama dengan POC NASA dan VITERNA akan meningkatkan kandungan nutrisi nutrisi di pakan serta meningkatkan efektivitas pencernaan sehingga meningkatkan jumlah nutrisi/gizi dipakan yang dapat diserap oleh ikan. Sehingga ikan akan tumbuh lebih cepat dan pada saat pertumbuhan sudah maksimal, maka pertumbuhan daging akan efektif.
- VITERNA Plus
- Viterna mempunyai kandungan berbagai mineral penting yang di perlukan ikan atau udang. Mineral-mineral tersebut dalam bentuk ionik yang sudah siap diserap oleh usus halus ikan. VITERNA bisa digunakan untuk semua jenis ikan baik ikan air tawar maupun air payau (udang, bandeng, kerapu dll). Selain mineral, VITERNA juga diperkaya asam amino yang sebagai bahan baku utama pembentuk jaringan daging ikan / udang
- TON ( Tambak Organik Nusantara )
- Formula alami (organik) khusus tambak untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi serta menjaga / memperbaiki kelestarian lingkungan tambak dengan memberikan Mineral-mineral yang dibutuhkan udang/bandeng,mempercepat pertumbuhan plankton sebagai pakan alami udang / bandeng (kesuburan perairan), serta mengikat logam-logam berat sekaligus membantu mengurangi senyawa komplek berbahaya beracun bagi udang/bandeng. serta membantu merutinkan molting udang.
- PROBIOTIK TANGGUH
- Diformulasikan khusus untuk menyempurnakan proses fermentasi di dalam saluran pencernaan ikan sehingga pencernaan lebih efektif untuk menghasilkan pertumbuhan maksimal. Terbuat dari bahan-bahan alami murni sehingga aman dan sehat serta meningkatkan gizi, cita rasa pakan. Pada aplikasi di lahan budidaya, bakteri-bakteri yang ada di TANGGUH PROBIOTIK akan menyempurnakan proses penguraian bahan organik sehingga tidak terjadi akumulasi bahan yang beracun ( amonia dan hidrogen sulfida) di tambak atau kolam budidaya. Sehingga kesuburan tambak atau kolam selalu terjaga selama proses budidaya.
Dapatkan Produk Nasa hanya di Agen dan Distributor Resmi PT.Natural Nusantara
Info/Pemesanan
Wa: 0838 4546 4302
Tlp/Sms: 0857-3618-7295
Pinbb: 566ED96C

